PRESTASI BOLA VOLLY PUTRI KARENA TAK KENAL LELAH BERLATIH

 

Pertama, jangan takut untuk melakukan kesalahan, dan jangan malu untuk salah. Jangan takut untuk melakukan gerakan, mengeluarkan kemampuan kita pada saat bertanding, lakukan improvisasi terus.

 

 

Pertandingan olahraga apapun, entah antar sesama teman atau sparring melawan orang lain, tidak selamanya akan menurunkan aspek hiburan.

“Latih tanding atau uji coba dapat meningkatkan mental. Karena jika bertanding, secara tidak langsung kita akan lebih serius,” kata sang pelatih. “Selain itu, yang terpenting sebelum setiap bermain olahraga apapun adalah pemanasan, agar otot kita siap dan menurunkan risiko cedera.”

lawan di pertandingan adalah kawan di        kehidupan

Berpikir positif

Satu hal yang mempengaruhi mental bertanding berasal dari pikiran kita sendiri. Oleh karena itu, kita harus senantiasa berpikir positif.

“Jangan takut kalah, apalagi kalau lawan tanding masih teman-teman kita sendiri. Itu hanya akan membuang-buang energi saja,” ujarnya.

Bisa dipahami karena menurut psikologi, pikiran negatif akan memunculkan energi negatif pula, yang tentunya akan menguras tenaga dan psikis.

Enjoy aja, lepaskan beban pikiran. Banyak dengarkan musik atau bercanda bersama teman.”

Fokus

Dalam setiap bermain atau bertanding, sang pelatih menyarankan agar tetap fokus kepada permainan. Fokus di sini bisa berarti juga mengendalikan atau menguasai diri sendiri dan sekitar kita.

“Kuasai diri sendiri, kuasai penonton, kuasai lapangan, bahkan kuasai wasit jika bisa juga,” katanya sambil bercanda.

Menurut psikologi, pikiran yang fokus memang dapat meningkatkan efektivitas pekerjaan kita. Jika dalam hal bermain volly, maka fokus bisa juga berarti bahwa apa yang kita lakukan akan berdampak positif untuk kita sendiri maupun tim kita.

Agung juga mengatakan: “Untuk meningkatkan fokus bisa dengan visualisasi. Visualisasi bisa dilakukan dari semalam sebelum bertanding, bayangkan gerakan apa saja yang akan dilakukan dalam pertandingan nanti. Sehingga ketika pertandingan, semuanya hanya tinggal sesuai dengan yang kita bayangkan.”

 

 

Evaluasi diri dan rekan tim

Selain bertanding, sang pelatih juga menegaskan arti pentingnya evaluasi setelah bermain, baik kepada teman (rekan setim), pelatih, penonton, maupun orang lain.

“Jangan malu untuk sharing kepada teman dan pelatih, tentang kekurangan apa saja yang bisa diperbaiki. Kita juga harus berani berpendapat.”

Evaluasi juga dapat dilakukan langsung dengan sikap asertif. Jika ada pelatih, tanya kepada pelatih kenapa strategi A yang harus dilakukan? Untuk apa saya melakukan strategi A tersebut? Agar kita tahu manfaat dan tujuan dari instruksi si pelatih.

“Bukan tidak mungkin kita juga akan jadi ‘pelatih’ di masa depan, apalagi jika kita adalah seorang atlet.

Sang Pelatih juga kembali menegaskan untuk terus berlatih dan memperbaiki kekurangan dalam diri kita. “Kita tidak boleh cepat merasa puas dengan kemampuan kita saat ini, sehingga kita akan terus berada dalam performa yang top.”

Saran lainnya

“Nutrisi yang baik dan cukup. Jangan lupa makan yang benar, jangan jajan sembarangan, hindari merokok dan asap rokok, apalagi kalau kita adalah atlet. Istirahat juga harus berkualitas, terutama ketika setelah latihan maupun bertanding,” katanya.

Selain saran di atas, ia juga memberikan saran: “Selalu berdoa. Doa adalah sumber kekuatan jiwa,” ujarnya dengan muka serius, tapi beberapa saat kemudian sedikit tertawa.

Doa maupun bentuk sugesti positif lainnya memang bisa kita gunakan setiap kita bertanding. Ini juga yang banyak mempengaruhi atlet-atlet profesional.

“Setiap sebelum bertanding, apalagi turnamen, selalu meminta ridho dan doa restu dari orang tua. Itu juga penting,” ujar sang pelatih.

Kenapa mental lebih penting daripada tehnik?

Dalam pertandingan, jika tehnik sudah mencukupi, maka mental yang akan lebih banyak berbicara di atas lapangan. Mental adalah kunci kesuksesan dalam pertandingan olahraga.

“Jangan menganggap diri kita atau tim kita lebih lemah kemampuannya dari tim lain. Bukan berarti juga kita meremehkan lawan. Yakin percaya semakin besar usaha yang dikerahkan, keberuntungan dan kemenangan lebih mendekat kepada kita seberapa hebat pun lawan yang kita hadapi,” tutup sang pelatih.

Mereka yang kuat secara mental memang tak akan terpengaruh seberapa kerasnya keadaan yang tengah menimpa mereka.